Blora – radarposnasional.com/
Pagelaran olah raga bela diri tradisional telah sukses terselenggara di Blora. Event yang bertajuk “Pencak Silat Open Gagak Rimang Championship 2026” ini berlangsung pada 6 – 7 Febuari 2026 di GOR Edupark Kabupaten Blora. Kegiatan tersebut merupakan pemanasan bagi atlet-atlet jelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan seleksi dini untuk kejuaraan tingkat lebih tinggi.
Farid Rudianto, Ketua Panitia, mengungkapkan antusiasmenya terhadap respons peserta. “Alhamdulillah, animonya sangat tinggi. Total peserta yang ikut untuk kategori Tanding dan Tunggal/Jurus telah mencapai 160 atlet, terbagi antara putra dan putri dari berbagai kelas usia,” ujarnya.
Merespon positif penyelenggaraan event ini, Ketua IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Blora, Yuyus Waluyo, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. “Kejuaraan seperti Gagak Rimang Championship ini sangat strategis dalam ekosistem pembinaan pencak silat di Blora. Dengan jumlah peserta yang signifikan, ini menjadi bukti nyata minat generasi muda dan wadah konkret untuk menjaring bakat sejak dini, sesuai dengan visi IPSI untuk regenerasi atlet,” ujar Yuyus Waluyo.
Anggota DPRD Blora Fraksi NasDem Dapil III ini juga menekankan aspek pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda. “Pencak silat adalah warisan budaya leluhur. Kejuaraan dengan partisipasi yang besar seperti ini sejalan dengan upaya membangun karakter pemuda dan melestarikan identitas bangsa. Kami senang kegiatan ini berjalan lancar dan selanjutnya dapat menjadi agenda tahunan,” tutur anggota dewan tersebut.
Kejuaraan sendiri dipertsandingkan di berbagai kategori usia, mulai dari Pra Usia Dini (≤ 5 tahun), Usia Dini (8-9 tahun), Pra Remaja, hingga Dewasa/Mahasiswa, dengan dua jenis lomba yaitu Tanding (pertarungan) dan Tunggal/Jurus (seni).
Dengan terselenggaranya kagiatan ini selain tujuan kompetitif, juga untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, menjaga ekosistem pencak silat, dan mencari generasi penerus atlet pelestari tradisi. Dengan partisipasi dari ratusan atlet muda, kedepannya diharapkan dapat menyalakan semangat sportivitas dan kecintaan pada budaya bangsa di tingkat akar rumput. (SS)
